- -->
  • Jelajahi

    Copyright © Congkasae.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Polisi Periksa Andre Kornasen Terduga Kasus Kekerasan Jurnalis di Matim

    Penulis: Antonius Rahu | Editor:Tim Redaksi
    02 April, 2025, 09:51 WIB Last Updated 2025-04-02T03:48:38Z
    Post ADS 1
    Post ADS 1

     

    Polisi periksa Andre Kornasen terkait kasus kekerasan Jurnalis
    Andre Kornasen terlapor kasus kekerasan kekerasan jurnalis di Manggarai Timur 

    Polisi merekomendasikan Andre Kornasen untuk mengamankan diri di mapolres Matim

    [Congkasae.com/Kereba] Aparat penyidik polres Manggarai Timur telah memeriksa Andre Kornasen dan saksi lain dalam kasus kekerasan terhadap Jurnalis detiknet.id Firman Jaya di Manggarai Timur.


    Andre Kornasen yang merupakan jurnalis media Floreseditorial.com itu menjalani pemeriksaan di mapolres Manggarai Timur pada Selasa 1 April 2025 kemarin kata Kapolres Manggarai Timur AKBP Suryanto.


    "Saksi-saksi sementara diperiksa, terlapor juga sementara di Polres (Matim) diperiksa. Kami masih tunggu hasil visum (korban)," ujar Kapolres Matim saat dikonfirmasi wartawan, pada Selasa, 01/04/2025.


    Ia mengatakan belum menetapkan status tersangka pada terperiksa lantaran kasus tersebut belum naik status ke tingkat penyidikan.


    Kendati demikian kapolres Matim itu berujar akan segera merampungkan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap kasus itu.


    "Segera setelah seluruh saksi-saksi di BAP, lanjut kami gelar, naik sidik tetapkan (tersangka) baru keluarkan sprin penahanan," katanya.


    Sebelumnya beredar kabar di beberapa media daring lokal soal penahanan Andre Kornasen dalam kasus yang tengah bergulir di kepolisian itu.


    Kendati demikian Kapolres Matim mengatakan pihaknya merekomendasikan Andre Kornasen untuk mengamankan diri di polres Matim demi keamanan yang bersangkutan.


    "Kalau dari kami pasti merekomendasikan untuk tanda tangan surat mengamankan diri di Polres demi keamanan yang bersangkutan itu sesuai dengan aturan KUHAP,"kata Suryanto.


    Usai menjalani pemeriksaan Andre Kornasen mengunggah sebuah status di media sosial yang mengatakan jika ada pihak-pihak yang menginginkannya ditahan.


    "Ada pihak-pihak yang menginginkan saya ditahan hahaha," tulis Andre Kornasen di group facebook Matim Bebas Berpendapat.


    Unggahan status itu langsung diserbu warganet yang mengutuk terduga pelaku kekerasan terhadap jurnalis Firman Jaya itu.


    Mayoritas pengguna facebook mendorong polisi segera mengusut tuntas kasus ini agar tidak menjadi preseden buruk terutama bagi pekerja media di Manggarai Timur.


    Kasus premanisme sesama jurnalis di Manggarai Timur menuai perhatian publik lantaran pekerja media yang selama ini dianggap cukup rentan terhadap tindak kekerasan terkait obyek pemberitaan justru dilakukan sesama jurnalis.


    Seorang mantan jurnalis di Manggarai Timur mengatakan tindakan premanisme yang terjadi di tengah upaya Jurnalis Detiknet.id Firman Jaya dalam membongkar praktik jual beli kantong darah di tubuh internal Palang Merah Indonesia Manggarai Timur.


    "Bermula dari situ lalu muncul akun palsu yang berujung penganiayaan (jurnalis Firman Jaya),"kata sumber itu kepada media ini Selasa kemarin.


    Ia sangat menyesalkan adanya insiden pengeroyokan itu dan mendorong polisi segera menuntaskan kasus ini secara terang benderang.


    "Kasian sekali teman Firman Jaya,"ucapnya.


    Sementara itu Firman Jaya menduga kekerasan yang menimpanya itu bagian dari materi pemberitaan yang selama ini ditulisnya.


    Dugaan itu muncul setelah Firman Jaya kerap menemui materi berita yang ditulisnya kerap diklarifikasi pihak terkait di media floreseditorial yang dikendalikan Andre Kornasen.


    "Karena setiap materi pemberitaan saya tentang pemda Manggarai Timur dia selalu menjadi media klarifikasi,"ujar Firman Jaya.


    Media yang dimaksud Firman Jaya itu merupakan Floreseditorial dan media jaringannya yang dikendalikan Andre Kornasen.


    Firman mencontohkan salah satu materi pemberitaan yang ditulisnya belakangan ini yakni soal dana hibah ke institusi Palang Merah Indonesia Cabang Manggarai Timur.

    Komentar

    Tampilkan

    ads